Gara-Gara Touhou

Eh Turing itu apaan? Kenapa sering nyempil di artikel manapun yang ane baca? *garuk-garuk*

peringatan : dari situs aslinya udah gede, awas BWK

ane gak yakin bisa bikin chara game sebanyak ini deh

Ini adalah tulisan ane mengenai game epik buatan seorang pemrogram solo bernama ZUN. Tulisan ini tidak ada sangkut pautnya dengan apapun yang tertulis dalam wiki buatan para penggemar. Ini adalah tulisan lepas mengenai Touhou dari sudut pandang ane.

Pertama kenalan dengan danmaku? Waktu PKL sih. Itu pun gak sengaja sewaktu ane cari referensi mengenai tsundere. Kebetulan ane lagi riset buat desain chara di novel yang ane kerjakan. Penasaran dengan game ini lalu ane iseng unduh alias malakin orang lewat hosting gretong. Ada duit sih ane cari di toko terdekat. Itu pun PCB. Jujur saja di antara seri yang lain seri favorit ane itu PCB. Ampe temen ane yang otaku tenan, Hanif, kaget waktu ane mainin itu pas istirahat PKL. Cewek gamer itu biasa. Tapi kalo cewek gamer non-otaku main Touhou itu aneh. Biasanya otaku yang tahu game itu.

Kenapa nulis judul semacam itu? Jadi inget dengan perkataan pak ustadz yang menemani tidur lelap ane lewat MQFM. Gara-gara Touhou, ane balik lagi jadi pemrogram lurus (?). Ane bakal bahas sedikit game itu berdasarkan sisi programnya. Bicara soal program memang ane hanya jabarkan apa yang ane tahu karena ane bukanlah pakarnya. Kalo ada yang salah koreksi ya.

ZUN memang “aneh”. Ane serius. Maksudnya aneh dalam konotasi positif.

Ane terbiasa mengamati hasil program anak-anak cowok yang tergolong pemrogram solo setiap presentasi seperti Apul, Garut, Degar, Okta, Padmo, dan lainnya. Kebanyakan tampilan program buatan cowok itu bisa dibilang amburadul. Sistem memang bandel, arsitekturnya terbilang baik, tapi kalo bicara masalah GUI … tepok jidat. Mendinglah kalo mereka punya cita rasa seni ato pake antarmuka sederhana tapi elegan. Jika mereka dipasangkan dengan cowok yang paham desain ato cewek, tampilan program mereka terlihat lebih cantik. Kalo ane bicara cowok bikin program solo … gak kebayang kalo ane jadi guru mereka. Pasti ane suruh mereka revisi tampilan agar lebih menarik dan mudah dipahami pengguna awam saat dipresentasikan. Tampilan yang berantakan otomatis membuat seseorang tidak tertarik untuk memakainya. Belum lagi kalo mereka pake mystery meat navigation yang “bikin kesel” para pengguna awam.

Sekilas tampilan antarmuka Touhou itu biasa. Tipikal standar lah seperti game STG lainnya dengan scrolling ke atas. Pada beberapa seri BG tampilan antarmuka terlihat terlalu ramai. Ane lebih suka desain BG MoF yang simpel. Beberapa versi lawas juga terlihat sederhana. Malah menurut ane lebih cantik desain splash screen dibandingkan desain BG setelah masuk ke dalam game. Sejauh ini ia memang terlihat berbeda dari cowok kebanyakan dengan tampilan GUI amburadul. Untuk seorang pemrogram solo desainnya mulai terlihat semakin berkembang. Mulai dari jewel case (maksudnya sampul pada kotak CD), tampilan game, menu, splash screen, hingga sprite yang digunakan. Sejauh ini makin bagus meskipun ane sedikit terganggu dengan BG game yang bisa dibilang terlalu ramai.

Coba deh perhatikan spell card. Kalo gamer pada umumnya pasti incer skor tertinggi dengan main grazing sambil menunggu waktu habis untuk menyelesaikannya. Buat pemula seperti ane sih asal bosnya mokat sudah cukup. Sesekali ente coba main ke wikinya pada seksi spell card. Bisa ane bilang itu adalah spell card yang indah untuk ukuran cowok. Ane bahkan menantang diri ane sendiri untuk membuat tampilan seperti spell card. Setiap spell card pasti ada beberapa elemen yang tidak sama dengan spell card sebelumnya. Ada bullet berbentuk kupu-kupu, butiran salju, berbentuk bola besar dengan bagian tengah tembus pandang, uler goal-geol pengejar chara, sampai laser pun ada. Kalo main sendiri sih gak kelihatan indahnya, habisnya ane mokat mulu tiap ketemu bos. Kalo lihat replay punya orang, keindahan itu akan terlihat sangat jelas. Setiap spell card memiliki pola yang unik. Semuanya itu ditulis oleh rumus matematika (subhanallah O.O).

Matematika tidak hanya berkaitan dengan angka, pasti, dan rumus saja, tetapi juga seni. Ane pernah denger dari kakak angkatan ane pas pengenalan jurusan nanti dosennya bakal ngasih tugas membuat sebuah karya seni dengan rumus matematika. Entah itu program atau animasi itu semau dosennya aja sih. Bahkan anak DKV sekalipun tidak menyadari jika mereka membuat gambar dengan matematika. Contohnya adalah perbandingan gambar lengan dan tungkai kaki chara yaitu 2 : 3. Kalo gak percaya coba tanya ke anak DKV berapa perbandingan gambar tungkai atas dan bawah kalo ane salah? Kelopak-kelopak bunga hingga gambar cewek seksi pun bisa digambarkan dengan kalkulus. Ane serius. Soalnya ane pernah menemukan meme luar tentang cewek seksi yang dibuat dari rumus kalkulus. Kalo ente bayangin matematika itu nyeremin, coba deh rubah sudut pandang itu. Ane tahu hal itu gara-gara Touhou.

ZUN ternyata pernah menyelipkan beberapa hal unik dalam spell card. Contohnya adalah spell card milik Eirin. Ane menemukan fakta tersembunyi itu ketika ane main mode Spell Practice. Eirin aja udah ngos-ngosan apalagi Kaguya. Dari puluhan kali ane coba hanya sekali yang berhasil. Kalo mode Spell Practice berhasil, akan muncul komentar mengenai spell card yang berhasil ente taklukkan. Conway’s Game of Life, itu pun jika ente mengerti. Begitulah komentar setelah menaklukkan spell card ini. Setelah ane cari … subhanallah. Jadi kepikiran tugas akhir *bruk*.

Jujur aja ane emang banyak belajar dari game ini. Ia bukanlah seorang pengembang game solo biasa. Lebih dari itu, ia berhasil mendidik orang lain dengan cara tanpa menggurui. Seperti sinetron Para Pencari Tuhan lah tapi versi game. Ane belajar kanji dari sini. Ane belajar materi diskrit dari sini. Meskipun lagi-lagi ketemu si Turing lagi yang masih belum ane mengerti sampai sekarang. Ia juga pandai bikin lelucon dan permainan kata. Contohnya saja salah satu spell card yang merupakan plesetan dari Shingeki no Kyojin. Karakter ceweknya pun otaknya agak miring. Bahkan kalo ane gak skip cerita mau lawan bosnya sampe sering ketawa sendiri. Contohnya pas main PCB alur Sakuya. Menampilkan sisi lain dari kepala pelayan elegan kediaman Scarlet yang diindikasikan cup A itu. Ane juga banyak tahu hal-hal aneh dari game itu. Malah ada yang nyasar ke Mahabharata ampe Superman.

Akhir kata, neko miko Reimu~ *eh?*

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s