Pemantapan oh Pemantapan

Kalau orang yang mau ikut ujian mau UN atau UASBN, pasti pada pusing mencari tambahan di luar sekolah. Banyak pilihan yang tersedia dari yang paket ekonomis mau paket yang harganya selangit. Semua orang tua pasti menginginkan yang terbaik bukan?

Di sekolah, biasanya ada tambahan materi pelajaran bagi siswa/i tingkat akhir. Mau pagi atau siang, sekolah mengupayakan yang terbaik bagi muridnya. Belum lagi gosip yang beredar kalau ujian dipercepat. Sekolah memberikan pendidikan semaksimal mungkin agar murid-muridnya lulus dengan prestasi membanggakan. Tahun ini ada kendala baru. Karena tahun depan Pemilu, UN dipercepat . Di daerah lain sudah ditetapkan UN diadakan di bulan Februari. Terus pemerintah melarang pungutan sekolah dari orang tua murid. Dulu ada sumbangan tambahan untuk melaksanakan kegiatan seperti pemantapan tapi sekarang sekolah gusar. Biaya tambahan juga tak boleh dipungut tapi mereka ingin murid-murid kebanggaannya lulus. Bantuan BOS yang seharusnya untuk mengatasi hal itu terkadang datangnya telat. Sekarang, dari mana biaya untuk melakukan hal itu?

Banyak sekolah yang meniadakan pemantapan karena masalah itu. Para orang tua murid sedang sibuk mengupayakan yang terbaik bagi anaknya. Tapi tambahan pelajaran hanya bisa diupayakan dalam les atau tambahan belajar di luar sekolah. Bagaimana dengan orang yang kurang mampu? Mereka susah mendaftarkan anaknya ke tempat bimbingan belajar. Membayar SPP mereka belum tentu mampu apalagi mengikutkan anaknya les. Inilah tanda tanya yang harus dijawab oleh orang yang paling berkuasa dan bijak di negeri ini.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s