Ibu-Ibu Demo

Itu adalah salah satu berita yang pernah aku dengar. Katanya di daerah Dago, ibu-ibu pada protes dengan penggunaan plastik. Hebat, ternyata ibu-ibu kita peduli lingkungan. Sebenarnya sih aku setuju terhadap ibu-ibu itu. Penggunaan plastik harus dikurangi. Contoh nyatanya kalau lihat sungai-sungai di kota. Kotor, kata yang identik dengan “sungai”. Tapi coba kamu berjalan lagi ke hilirnya, banyak sampah nyangkut. Rata-rata sampah plastik yang “nyangsang” istilahna mah, di hilir sungai. Kata kakakku kalau sampah plastik agak lama diuraikannya. Plastik itu merupakan salah satu dari olahan minyak bumi selain BBM, parafin untuk lilin, dan sebagainya. Kalau semua orang pakai keresek kalau belanja, berapa ton plastik yang kita sia-siakan? Pernah aku baca di buku kalau plastik bertemu dengan sampah organik terus beroksidasi akan menimbulkan gas yang berbahaya bagi kesehatan juga bagi bumi kita tercinta ini. Bisa-bisa tidak hanya kita yang mabok tapi bumi juga bakal “mabok”. Kita harus rubah kebiasaan memakai keresek dari pasar. Biar lebih irit, bawa saja tas belanja atau kalau barang yang dibelinya basah atau beku seperti ikan, bawa saja keresek yang “terlanjur” dikasih dari rumah. Kayak kita belanja di salah satu hypermarket. Dianjurkan bawa tas sendiri tapi kalau masih “ngotot” mau pakai plastik, kamu harus merogoh kocek lagi. Rugi kan. Makanya, kurangi pemakaian plastik sekarang juga.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s