Biarkan Uang yang Bicara, Emang Bener?

Ah, uang-uang-uang. Kata Mr Krab uang bisa bikin senang. Woooooot? Kate siape, dude? Coba tengok orang-orang di pedalaman sono. Kagak ada duit masih seneng.

Bingung ane semua serba duit. Unduh sini, $10. Hemm. Emang duit ane di bank pake valas ya? Paypal pun tak ada. Nasib mo cari CD instrumental. Dapet berbayar saat ane sedang krisis keuangan di tengah inflasi gila dan debat antara naik atau tidak bahan bakar minyak. Padahal cuman mo unduh lagu Last Hometown aja .__.

Kasus duit berikutnya, masih anget ini. Joki. Joki kuda, itu biasa. Joki game online, itu juga udah biasa. Joki PNS, lha seleksi CPNS belum ada dan bersiaplah ketahuan ama dinas terkait plus media. Joki UN? Gile. Modus baru. Menggunakan alat pemindai yang sekilas mirip dengan tip-ex. Soal UN memiliki pola yang dapat dilacak oleh para oknum teknisi komputer. Sekali pindai beres. Beberapa hari lagi SBMPTN (coba peruntungan dah tahun depan ambil bahasa, biar nyambung ama fansubbing) dan kemungkinan ada joki juga. Entah dengan modus sama seperti joki UN atau CPNS. Ane gak habis pikir. Emang kalo nilai gede pas tes menjamin ente sukses? Belum tentu. Bisa aja gak sesuai ama passion ente dan ente nyesel kayak ane sekarang.

Lagi-lagi duit lagi. Kagak munafik ya semua orang butuh duit. Mo orang miskin ato kaya. Kasus lainnya kembali soal duit. Ini kasus mucikari. Tante-tante itu biasa, ini bocah dude! Astaghfirullah al adzim, bocah tega sewain temennya sendiri ke para pria mata keranjang berhidung belang itu. Akarnya sih, gaya hidup instan dan juga salah asuh. Dikit-dikit ya duit. Hemohemo (kayak doggy-nya kepala sekolah di Ninja Rantaro).

Tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan duit. Orang ketabrak mobil taksi dikasih duit emangnya bisa kelarin masalah? Adanya bakal diumbar di media massa seperti kasus Jane Shalimar yang heboh seminggu belakangan. Kasus tabrakan antara mobil kekasihnya, taksi, dan seorang pengguna sepeda motor. Bahkan pihak keluarga si pengendara sepeda motor, yang juga menjadi korban, mengaku ia diberi uang oleh pihak taksi agar merubah kesaksiannya. Apakah dengan uang bisa menyelesaikan masalah? Tidak. Proses hukum terus berlanjut.

Ane bingung, kenapa dikit-dikit duit, duit, dan duit. Memangnya Eugene Krabs apa yang kapitalis, kikir, dan materialistis? Memang masalah bisa selesai dengan uang? Jika kasusnya adalah ujian tingkat nasional, solusinya bukan dengan uang yang dipakai untuk membeli kunci jawaban. Buat apa nilai UN 9 kalo musti ikut SNM / SBMPTN lagi kalo mau kuliah? Jika kasusnya adalah kecelakaan itu, jalan keluarnya adalah meminta maaf dan mengikuti prosedur hukum yang berlaku. Jika kasusnya adalah kebahagiaan, solusinya bukan uang. Tapi kebahagiaan murni yang berasal dari hati. Bisa dari kebersamaan dengan keluarga atau sahabat, ketenangan saat beribadah, rekreasi, hingga berbagi dengan sesama.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s