Desa Sito

Niatnya tadi ane mo buka situs chem-is-try buat belajar Kimia (bukan Alkimia atau Alkahestri, lho?) lalu ketemu cerpen ngakak soal si Klor yang demen selingkuh. Jadi kepikiran buat cerita ini. Kenalan dulu ama tokohnya. Sekalian asah teknik menulis. Kalo belum ada pembaruan mungkin ane tidak aktif di dunia maya atau sedang menggodok cerita. Jika ada yang salah, ane minta maaf. Malah ane terbuka menerima kritikan terutama mengenai sifat-sifat organel.

genre : slice of life, komedi satir

Urutan chara berdasarkan urutan pertama kali muncul.

Mito

Tokoh utama cerita. Ia sendiri bekerja sebagai pengisi tabung oksigen di rumah sakit yang sebenarnya ingin menjadi seorang koki seperti ibu Sisca. Ia sangat piawai memasak dan ramah. Tak heran banyak warga desa Sito yang menyukainya terutama Rere. Mito tak seperti cowok di desa Sito kebanyakan. Ia cenderung pemalu dan ia membenci rokok. Hal itu karena ia mengidap alergi terhadap rokok bahkan menghirup asapnya bisa membuatnya pingsan. Mito bisa dibilang seseorang yang gaptek. Ia mudah terserang galau akibat tanggal tua dan ditagih cicilan motor.

Ribo

Banyak orang yang mengira dia itu wong edan. Ia sendiri adalah seniman nyeleneh yang sering bolak-balik ambil batu dari desa ke gunung Lasma. Jika sedang malas ia selalu mencari batu di desa entah itu dari buangan brangkal ampe nyolong dari rumah tetangga. Ia adalah adik dari Mito. Kadang Mito malu mengakuinya sebagai saudara. Meskipun begitu, ia sangat menyayangi abangnya itu. Rambutnya agak keriting tapi gak sekribo Edi Brokoli. Ia sendiri adalah seorang pematung yang bisa dibilang agak gendeng dengan ide-ide gendengnya. Kadang ia bekerjasama dengan Reka dalam memasarkan kerajinan produksi desa ke luar negeri.

Reka

Rekan kerja Ribo. Ia sendiri adalah seorang pengusaha kerajinan yang berusaha memasarkan kerajinan desa Sito ke luar negeri. Ia memiliki saudari kembar bernama Rere. Ia sangat tertarik dengan karya Ribo di samping kebiasaan anehnya mengumpulkan batu. Jika tidak sibuk, Ribo sering membantunya di studio kerajinan yang ada di rumahnya. Memiliki sebuah toko daring dengan pesanan dari dalam hingga luar negeri.

Rere

Saudari kembar Reka yang juga seorang dokter forensik spesialis racun. Ia sangat membenci Ribo yang urakan, gendeng, dan sering ganggu dia kalo lagi ngobrol ama Mito. Di samping lain ia sering membawakan bala-bala untuknya. Sebenarnya Rere itu teman dekat Mito semasa kecil. Hanya saja setelah dewasa berkembang jadi cinta.

Reina

Sahabat Ribo di sekolah. Udah Ribo gendeng, Reina diindikasikan mengidap chuunibyou. Ia sering bicara ngelantur dan gak semua orang mengerti bahasanya. Bisa dibilang karena “sesama gendeng” jadi nyambung. Malah Ribo sering jadi penerjemah perkataan Reina. Pak Kades sering menitipkan Reina pada Ribo karena hanya Ribo saja yang bisa mengerti dia. Memiliki bakat sebagai seniman sama seperti Ribo.

Pak Kades

Kepala desa Sito yang aneh bin ajaib. Bisa ngacir sesuka hati, tahu kebiasaan warga, dan sering mengadakan nonton bareng sepakbola. Gak heran bisa kepilih ampe 2 periode di desa. Sangat menyukai tim Samba, Brazil. Pemain bola favoritnya pun Pele, Ronaldo, dan Neymar Jr. Jika sedang tidak bekerja, sering terlihat di rental PS bermain Winning Eleven atau bermain bola bersama warga.

Sofi

Cewek tomboi biang kerok desa. Anak jawara pencak silat yang terbilang kasar dan seenaknya. Ia juga dikenal sering malak anak kecil dengan anggota gengnya. Dikenal memiliki pelototan tajam yang membuat siapapun takut. Mudah terlihat di pos perbatasan desa.

Tamin

Cowok kurus anak buah Sofi. Sebenarnya ia adalah teman dekat Sofi. Memiliki tubuh kurus dengan rambut poni batok yang khas. Sering bermasalah dengan Ribo.

Landi

Cowok lemot bertubuh besar yang juga anak buah Sofi. Diam-diam memiliki sifat melankolis, tidak seperti cowok kebanyakan. Anak dari murid bapaknya Sofi.

Mbok Cici

Pemilik warteg di desa Sito yang sering dihutangi Mito. Kalo lagi bicara, ngomongnya selalu dengan aksen Tegal.

Pakde Ogi

Paman Mito dan Ribo yang berasal dari sebuah daerah di Jawa Tengah. Seorang supir truk yang jarang pulang karena kesibukannya mengantar logistik antar pulau. Ia adalah kakak dari bapak Mito dan Ribo. Seneng dengerin musik Jawa sama seperti Mito. Memiliki ciri khas dengan handuk kecil di leher yang selalu dibawanya ke mana saja.

Liso

Sepupu Mito dan Ribo yang gila makan. Ia tidak tahan mencium wangi masakan yang sedap di dekatnya. Ia sering kabur kalo kepergok lagi menoel makanan yang ada di tudung saji. Berkepala plontos persis dengan Pakde Ogi. Seorang pengangguran yang sering membantu Mito memenuhi pesanan.

Dena

Anak Pak Kades yang bisa dibilang nyasar. Seorang sarjana Astronomi yang nyasar jadi teller bank. Jarang terlihat di luar rumah dan memiliki rambut panjang yang sering dikepang.

Kloro

Anak desa sebelah yang dijuluki sebagai “Ratu Pastry“. Ia sangat mahir mengolah aneka makanan manis dan sering iri dengan keahlian Mito dalam memasak. Bahkan secara terang-terangan ia mengaku sebagai saingan berat Mito.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s