Belum Termasuk PPN

Pasti gak asing lagi dengan kata ini di media cetak atau elektronik kan! yang biasanya di bawah iklan dan tulisannya amat kecil

Ini kisah tentang kebodohan adikku (dan lebih bodoh lagi ngakuin dia sebagai adik =_=) yang sedang berbelanja di sebuah waralaba terkenal dekat rumah. Ane, sebagai saksi mata cuman geleng-geleng dibuatnya.

adik ane (aa) : Mbak, kalo produk ini harganya berapa?
kasir yang emang cewek (k) : Harganya 5000, dek
aa : Kalo yang ini? (sambil menunjuk produk yang ada di sebelahnya)
k : Oh, yang ini. Harganya 15000, dek
aa : Ya udah mbak, beli yg tadi 2 ama yg itu 2
k : (mengambil produk lalu memberikannya pada adik ane) Ini dek (tanpa pikir panjang ia memberikan uang 50000 ke kasir, padahal kalo ada sisa mo beli air mineral…), dan ini kembaliannya
aa : (delay sebentar…) Makasih mbak

Di jalan menuju rumah…
Adik ane perhatiin struk dan kembaliannya.
aa : Sial, dasar penipu!
ane (a) : Emang kenapa?
aa : Masa kembaliannya cuman 500?
a : Makanya teliti sebelum membeli, biar gak ditipu orang

Di jalan dia terus saja menggerutu dan bahkan ke luar kata-kata kasar lagi, lalu ane cerita kejadian ini ke kakak ane.
kakak ane (ka) : Dasar bodoh! Masa gitu aja gak tahu
aa : Emang kenapa?
ka : Kalo belanja di toko ada pajak pertambahan nilai atau PPN makanya kembaliannya dikit, dasar dongdong!

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s