Tengsin

Kalo keceplosan itu biasa.

Lari 10 m/s karena ada cowok yang disukai itu biasa.

Berpacaran dengan komputer di saat libur tiba demi kejar target, masih biasa.

Tapi kalo udah sekali kena insiden memalukan bawaannya … tengsin.

Padahal dulu bisa dibilang muke ane itu jauh lebih tebel dari tepian pizza ala Amerika. Jauh pula lebih tebel dari bedak yang diolesi Sisi hampir setiap jam kalo sempat. Kalo diibaratkan sih muke ane itu setebel brankas bank. Udah gitu brankasnya dikasih lapisan stainless steel pejal biar greget. Kenape ane akhir-akhir ini sering tengsin? Bawaan umur kali jadi urat malunya gak setebel dulu.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s